Jangan sampai Token Bank Mandiri anda Rusak, kalau tidak mau 100rb melayang

token-bank-mandiri

Token Mandiri

Apakah anda Nasabah Bank mandiri yang sering bertransaksi via Internet banking ?

Jika jawabanya Iya, pasti tidak asing lagi dengan yang namanya token, sebuah alat pengaman transaksi perbankan via internet banking, alat kecil yang di belakangnya ada tulisan nomor seri dan Digipass yang sepertinya dibuat oleh vasco ini sudah di-integrasikan dengan nomor rekening tertentu yang sudah i-banking ready tentunya. Saya sendiri termasuk orang yang senang dengan hal-hal yang berbau teknologi tak terkecuali teknologi perbankan, dengan bantuan alat yang namanya token saya bisa bertransaksi cukup dari depan meja saja atau bahkan sambil tiduranpun bisa tanpa ada potongan biaya apa-apa (kecuali) biaya sambungan internet.

Pengalaman yang sangat tidak mengenakkan dengan token Bank Mandiri ini, setelah beberapa kali melakukan transaksi (seingat saya belum sampai 6 bulan saya gunakan) token yang pertama saya beli dari Bank Mandiri dengan Harga Rp. 20.000,- sudah tidak bisa digunakan lagi. saya pun tidak tau kenapa, yang pasti pas saya nyalakan token yang tampil di layar LCD cuman 000000.  saya bawa ke Bank Mandiri Cabang Tanjung Karang kartini di mana tempat saya membuat rekening dan membeli token pertama. begitu ketemu CS-nya cek sana cek sini, telpon sana tepon sini, akhirnya diputuskan bahwa token saya RUSAK. dan untuk menggantinya harus beli token baru seharga Rp. 100.000,- kenapa kok harganya sampai seratus ribu ya ? padahal waktu beli pertama harganya cuman 20.000,- trus berapa lama ketahanan si TOKEN ini, apa memang disetting demikian, sehingga nasabah i-banking harus membeli lagi dan lagi si token ini.

Jadi bagi anda yang punya token bank mandiri hati-hati… jangan sampai rusak, kalau tidak mau 100rb melayang.

Comments

  1. untung token BCA saya sudah setahun lebih dan tetap awet.. batrenya nya pun masih bertahan :)

  2. Wah, sayang ya hanya setengah tahun bertahan. Btw, apakah pemakaiannya sering mas?

  3. bukan cuman tokennya saja yang mahal, tetapi transaksi perbankan mandiri sangat tidak aman. Siap-siap kehilangan duit tabungan anda.

Jangan Sungkan Meninggalkan Pesan