Info

Sekedar informasi, saya ambil dariwww.swaramuslim.net

Terkuak Sudah! Paus Lecehkan Islam Karena 30 Pendeta VATIKAN Masuk Islam!!
Oleh : Redaksi 04 Oct 2006 – 3:50 pm

Meski Paus VATIKAN Lecehkan Islam, 3220 Umat Kristiani KENYA Nyatakan Masuk Islam!!
Seorang
jurnalis terkenal Arab Saudi, Isham Mudir yang dikenal memiliki
hubungan yang sangat kental dengan mendiang da¢i Islam terkenal, Ahmad
Deedat, seorang Kristolog terkemuka menegaskan, statement-statement
Paus VATIKAN, Benediktus XVI yang melecehkan Islam baru-baru ini
dikeluarkan karena sejumlah besar pendeta di dalam VATIKAN yang
mencapai 30 orang telah masuk Islam.!!??

Jurnalis Arab Saudi itu menjelaskan, para pendeta tersebut
sekarang ini tengah disidang dan diinterogasi secara ketat guna
diberikan sanksi dan pengusiran dari gereja. Demikian seperti yang
dilansir Badan Penerangan Islam Internasional. Isham Mudir saat ini
mengepalai sebuah Media Center yang membidangi manejemen dialog dengan
barat dan pengenalan Islam. Lembaga ini didirikannya pada bulan
Desember tahun 2005 pasca kasus pemuatan karikatur pelecehan terhadap
Nabi SAW oleh sebuah media massa Denmark. Lembaga ini ia beri nama ¡Dar el-Bayyinah¢.

Seperti
diketahui, Paus VATIKAN telah menukil ucapan-ucapan pemimpin imperium
Byzantium yang menyebut Nabi SAW sebagai orang yang datang ke dunia
dengan kejahatan dan bertindak tidak manusiawi.!!??

Isham juga menyingkap, pasca kasus karikatur Denmark yang melecehkan Nabi SAW itu, dirinya telah meminta pemerintah Denmark untuk mempertemukannya dengan para redaktur surat-surat kabar dan pemimpin media massa di
sana guna berdialog seputar karikatur tersebut namun permintaannya tersebut ditolak mentah-mentah.!! (ismo/AH)

http://www.alsofwah.or.id/?pilih=lihatakhbar&id=510

Meski Paus VATIKAN Lecehkan Islam, 3220 Umat Kristiani KENYA Nyatakan Masuk Islam!!
Sekalipun
berbagai pelecehan diarahkan pemimpin spitual Vatikan, Benediktus XVI
baru-baru ini terhadap Islam, namun realitasnya, umatnya sendiri
menganggap kosong ucapannya tersebut dan mereka dengan
berbondong-bondong malah memeluk agama Islam.!!

Kenyatan pahit bagi sang paus tersebut terjadi di KENYA
di mana sekitar 3220 penganut Kristen masuk Islam di tangan para Da¢i
jebolan fakultas Syari¢ah dan Dirasat Islamiah yang dikelola oleh
Lembaga Muslim Afrika.

Seperti yang dilansir kantor berita Islam,
para ¡muallaf¢ tersebut sebelumnya mengikuti training pengajaran agama
Islam yang diadakan di kawasan timur Kenya, kawasan pantai dan kawasan tengah dan barat.

Sementara
itu di tempat lain, tepatnya di kota Rafha, sebelah utara Kerajaan Arab
Saudi, sekitar 143 orang menyatakan masuk Islam. Keislaman para muallaf
yang terdiri dari berbagai kewarganegaraan itu dimeriahkan dengan
sebuah pesta kehormatan untuk mereka. Mereka masuk Islam sepanjang
tahun lalu. Di kota itu sendiri, sepanjang 4 tahun yang lalu telah
masuk Islam sekitar 413 orang dari berbagai kewarganegaraan.

Yang
lebih pantastis lagi adalah realitas yang terjadi di Mesir di mana
disebutkan, perguruan tinggi Islam tertua, al-Azhar asy-Syarif setiap
harinya menerima puluhan orang yang menyatakan masuk Islam dari
berbagai kewarganegaraan. Mereka telah rela menjadikan Allah sebagai
Rabb, Islam sebagai agama dan Muhammad SAW sebagai Rasul.

Para pemeluk Islam baru tersebut menegaskan, di bawah
naungan Islam mereka baru menemukan agama yang sesuai dengan tuntutan
fitrah yang suci dan akal sehat. Islam-lah sesungguhnya agama
perdamaian itu.!!

Seperti diketahui, pemimpin Vatikan telah
menukil ucapan-ucapan pemimpin imperium Byzantium yang menyebut Nabi
Muhammad SAW sebagai orang yang tidak datang ke dunia ini selain
sebagai orang ¡jahat¢ dan tidak manusiawi. Statement yang disampaikan
di hadapan jema¢at ini tak ayal menimbulkan ketersinggungan umat Islam
di seantero dunia. Mereka menuntut paus untuk meminta ma¢af secara
terang-terangan sebelum mengajak berdialog. Hingga kini, polemik ini
masih terus terjadi di mana sang paus kembali menunjukkan
kesombongannya untuk tidak mau meminta ma¢af bahkan menuding ada pihak
yang telah memelintir ucapannya.!!??

(ismo/AS)

Tinggalkan komentar